Pukul 8 pagi, taksi yang dipesan Raka tiba di depan rumah orang tua Kiran. Raka diantar sampai depan rumah oleh Kiran dan orang tuanya."Setelah urusanku selesai, aku akan ke sini lagi menjemputmu," ucap Raka sebelum memasuki mobil. "Aku harap kamu mau memberikanku kesempatan untuk memperbaiki pernikahan kita.""Iya."“Kalau begitu, aku pergi dulu,” pamit Raka pada Kiran.“Iya, hati-hati.”Setelah berpamitan pada orang tua Kiran, Raka melangkah menuju taksi yang sejak tadi sudah menunggu. Namun, baru saja akan membuka pintu, Raka tiba-tiba berbalik dan kembali menghampiri Kiran.“Kenapa? Apa ada yang tertinggal?” tanya Kiran heran setelah Raka berdiri di depannya.“Iya, aku melupakan sesuatu,” jawab Raka. Setelah itu, dia membungkuk, kemudian mengecup bibir sang istri. "Aku melupakan ini."Kiran tersipu, sementara orang tua Kiran hanya tersenyum tipis melihat pemandangan itu."Cepatlah pergi, nanti kamu terlambat," kata Kiran dengan wajah memerah."Iya, aku pergi dulu," balas Raka den
Read more