"Handle dulu pekerjaanku sementara." Raka yang sedang menelpon di depan dinding kaca yang menghadap ke jalan raya seketika menoleh pada Kiran yang masih terlelap di ranjang. "Aku belum bisa pulang hari ini.""Baik, Pak," jawab orang di sebrang sana. "Bagaimana dengan orang yang menabrak Tuan Hedy?""Awasi dia sampai aku kembali. Jangan sampai dia kabur.""Baik, Pak. Tapi, sampai saat ini dia belum mau membuka mulut.""Tunggu aku kembali, biar aku yang urus nanti.""Baik, Pak."Setelah selesai bicara di telpon, Raka berjalan menuju ranjang, lalu berhenti di samping tempat tidur. Dia membungkuk ke arah Kiran, kemudian membenahi selimut sang istrinya, baru setelah itu keluar dari kamar tersebut.Pukul 7 pagi, Kiran baru terbangun. Tidak melihat keberadaan Raka di kamar, Kiran memutuskan untuk turun dari ranjang. Dia meregangkan tubuhnya yang terasa sangat pegal, kemudian berjalan ke kamar mandi dengan langkah pelan.Namun, baru saja berjalan 3 langkah, tiba-tiba saja dia mendengar suara
Baca selengkapnya