"Aww..." ringis Nayra, matanya terpejam erat dengan dahi yang berkerut dalam.‘’Kenapa Sayang?’’‘’Perut aku agak sakit Mas,’’Arga yang merasakan perubahan drastis pada tubuh istrinya langsung panik. Dengan sigap, kedua tangan kekarnya menyusup ke bawah ketiak dan lipatan lutut Nayra. Tanpa membuang waktu, Arga langsung membopong tubuh mungil istrinya dengan penuh kehati-hatian, membawanya melangkah cepat menuju kamar tidur utama mereka di lantai bawah."Mas... turunin, aku berat," bisik Nayra lemah, menyandarkan kepalanya di ceruk leher Arga, merasakan detak jantung suaminya yang berdegup kencang karena khawatir."Kamu gak berat sama sekali, Sayang. Tolong diam ya, tahan sebentar," sahut Arga lembut namun tegas.Arga perlahan merebahkan tubuh Nayra di atas kasur king size mereka yang empuk. Dengan telaten, ia melepaskan flat shoes yang masih dikenakan Nayra, lalu menarik selimut tebal sebatas dada untuk menghalau angin malam yang mulai terasa dingin. Arga kemudian duduk di tepi
Read more