"Iya nih, Pak Arga setelah menikah lagi, jadi kelihatan jauh lebih *fresh* yah," sambung Jesi yang duduk di kubikel sebelah Sofi, ikut menimpali pembicaraan sembari memutar kursi kerjanya menghadap Arga. Matanya memindai penampilan sang atasan dari bawah hingga atas dengan tatapan kagum."Benar banget, Jes! Jadi makin bening, hihihihi. Auranya tuh kayak keluar gitu, gak kelihatan kuyu," goda Sofi lagi yang sukses membuat beberapa staf lain di ruangan itu ikut menoleh."Heh, aku juga bening loh!" sahut Farhan tiba-tiba dari balik kubikelnya yang berada di sudut ruangan. Pria lajang itu mendongakkan kepalanya dengan percaya diri, mencoba ikut nimbrung di antara obrolan para wanita.Jesi langsung memutar bola matanya malas, menatap Farhan dengan ekspresi mengejek yang kentara. "Ihhh... apaan? Bening dari Hongkong!’’"Dih, kalian berdua kok gitu, woy! Diskriminasi ini namanya! Aku kan cuma kurang sentuhan aja," saut Farhan tidak terima, membela diri sambil
Read More