Hampir saja jantung Julian copot. Susah payah dirinya berusaha keluar dari rumah Soraya. Justru ada yang memergokinya. Pria itu terdiam sesaaat, ia belum berani membalikkan badannya. Hingga akhirnya, pria itu dibuat lega ketika ia mendengar suara wanita yang sangat dikenalinya."Mas, kamu masih di sini?"Ya, itu adalah suara Nadine. Julian spontan menoleh dan akhirnya ia melihat Carlota yang sedang berdiri di samping Nadine."Carlota! Kamu kok ada di sini?" tanya Julian nampak gugup dan sedikit malu."Ya saya ke sini karena saya resign jadi pelayan Bapak, saya udah nggak cocok lagi bekerja untuk Nyonya Ana. Maaf Pak, saya belum pamitan dulu sama Bapak, saya langsung ke sini aja, Bu Soraya bersedia kok menampung saya!" jawab Carlota apa adanya."Oh, jadi begitu! Nggak masalah, kamu boleh bekerja di sini, selagi Soraya bersedia, aku sih terserah kalian. Senyamanmu saja!"Julian nampak manggut-manggut. Lalu, Carlota bertanya lagi kepada pria itu. Tapi kali ini pertanyaanya cukup membuat
Read more