Tentu saja Carlota tidak akan membiarkan itu terjadi, ia pasti akan memberitahukan kepada nadine tentang rencana Ana. Tiba-tiba Ana menoleh dan membuat Carlota terkejut."Carlota, darimana saja kamu?" tanya Ana dengan tatapan menyelidik.Carlota langsung menjawabnya, "Saya dari depan, Nyonya?"Sayangnya, Ana tidak percaya begitu saja. Ia sangat yakin sekali jika Carlota dari rumah Soraya."Dari depan? Dari depan mana?""ya dari depan!" jawab Carlota lagi sambil menunjuk ke arah luar pintu."Bohong! Kamu pasti dari rumah perempuan itu,kan?" sahut Ana dengan tatapan matanya yang tajam.Bukannya takut, Carlota justru dengan bangga mengatakan jika dirinya memang dari rumah Soraya. "Iya, saya memang dari rumah Bu Soraya. Beliau memberi saya makanan, jadi apa salahnya saya datang, namanya juga rejeki, nggak boleh ditolak."Jawaban Carlota sontak membuat Ana marah, "Apa kamu bilang? Bukankah sudah aku bilang. Jangan pergi ke rumah perempuan itu! Kenapa kamu tidak mau mendengarkan? Dasar pela
อ่านเพิ่มเติม