Guncangan hebat yang merobek fondasi kuil bawah tanah itu terasa seolah bumi tengah memuntahkan isi perutnya.Rune-rune kuno yang terukir di lantai batu kini menyala dengan warna merah darah yang menyilaukan, memancarkan hawa panas yang membakar oksigen.Di tengah kekacauan tersebut, kantung sutra berisi Bulu Emas Phoenix, kunci satu-satunya untuk menyelamatkan Elloist, kembali terlempar jauh, berguling menembus celah lantai yang retak dan menghilang dari pandangan."TIDAK! BULU ITU!" jerit Tabib Anand histeris, berusaha menerjang maju.Namun, sebelum Anand sanggup mengambil satu langkah pun, sebuah ledakan miasma yang luar biasa pekat meledak tepat dari pusat ruangan.Asap hitam pekat itu berputar layaknya angin tornado, menelan arwah Rion yang tengah menjerit kesakitan akibat rantai kutukan yang menarik dadanya ke udara.Suhu di dalam ruang bundar itu anjlok drastis hingga melampaui titik beku. Pangeran Alexander dan
Read more