"Bangun Honey! Kau tak ingin melihat matahari terbit di sana!" Dominic mencoba membangunkan Catriona yang masih lelap dalam tidurnya.Selalu saja, Dominic yang pertama kali bangun. Dan Catriona selalu masih tertidur pulas. Alih-alih semalam mereka tidur, nyatanya keduanya melanjutkan pergumulan panasnya kembali.Baik Dominic maupun Catriona sama-sama lepas kendali. Bagaikan sebuah candu bagi mereka, tak ada rasa puas, ingin lagi dan lagi. Hingga keduanya terkulai setelah pelepasan terhebatnya.Dan benar saja. Sekarang Catriona seperti kehilangan daya di tubuhnya. Jangankan bangun, untuk membuka mata saja rasanya tak sanggup, seperti ada lem di kelopak matanya."Hm." Catriona hanya menggeliat dan merubah posisi tidurnya saja."Honey, kau akan terlambat jika tidak segera bangun." ucap Dominic mengingatkan."Hm." Hanya suara itu yang muncul dari bibir Catriona.Dominic juga tak mau terlambat bekerja. Sepertinya terpaksa ia harus membangunkan paksa dan memandikannya segera. Dominic mengan
Ler mais