Decapan bibir Dominic dan Catriona saling bertaut, memecah keheningan ruangan kedap suara. Sesekali keduanya melepaskan ciuman itu hanya untuk saling melempar senyum, sebelum kembali menikmati kehangatan yang sama. Seolah dunia hanya menyisakan mereka berdua.Kedua tangan Catriona melingkar erat di leher Dominic. Ia menggantungkan tubuhnya sepenuhnya pada pria itu, sementara Dominic mengangkat tubuh istrinya dengan mudah, membawanya seperti anak koala yang enggan melepaskan pelukan.Tanpa memutus keintiman mereka, Dominic mendudukkan Catriona di atas meja laboratorium. Barulah keduanya mengakhiri ciuman itu. Tatapan mereka bertemu. Hangat, dalam, dan penuh rasa memiliki."Siapa pria tadi, Dominic?" tanya Catriona penasaran. Bayangan lelaki paruh baya yang sempat memergokinya bersama Mark masih terlintas di benaknya."Profesor Salvador," jawab Dominic singkat.Catriona mengangguk pelan. Ia tidak mengenal nama itu, tetapi memilih tidak memperpanjang pembahasan. Perhatiannya justru tertu
Baca selengkapnya