Malam turun perlahan di Stormhowl. Sejak serangan rouge pada malam Festival Pemberkatan, suasana wilayah itu berubah. Api unggun tetap menyala di setiap menara pengawas, sementara patroli berlipat ganda mengelilingi perbatasan.Calen berdiri di ruang peta bersama Cayden, Jason, dan beberapa komandan regu. Peta besar wilayah utara terbentang di atas meja kayu.“Jalur timur tetap dibuka, tetapi setiap rombongan yang masuk harus diperiksa,” ujar Calen.“Sudah kulaksanakan sejak sore,” jawab Cayden. “Aku juga menempatkan pemanah di bukit utara. Kalau ada gerakan mencurigakan, mereka bisa memberi sinyal dalam hitungan detik.”Jason menunjuk jalur yang melintasi hutan Black Pine.“Aku ingin menambah patroli di sini. Tempat ini terlalu mudah dipakai menyergap kurir.”Calen mengangguk.“Lakukan. Kirim orang-orang yang mengenal medannya.”Seorang komandan lain mengangkat tangan.“Tuan Alpha, bagaimana kalau Bloodcrest sengaja tidak bergerak beberapa hari? Prajurit kita bisa kelelahan kalau ter
اقرأ المزيد