Dara terlompat kaget. Bukan hanya dia, begitu pun dengan Kiana, Lena, dan Aisya yang langsung menahan napas mendengar gertakan dingin dari pria di depan kemudi tersebut. "Kamu bentak aku, Mas?" suara Dara bergetar, tidak percaya dan tak terima atas sikap Arkan. Air mata mulai menetes di pipinya. "You're being childish, Dara." (Kau terlalu kekanak-kanakan, Dara.) "I'm acting like this because of you!" ucap Dara dengan isak tangis. "Kalau kamu enggak cuek, enggak dingin sama aku, aku juga enggak bakal kayak gini!" Mendengar itu, Arkan langsung memotong dengan nada dingin. "Cukup, Dara!" sentak Arkan lagi, menyuruh wanita itu berhenti terus menuntutnya. "Ngaku kamu sama aku! Kamu ngaku, kamu suka kan sama dia?! Iya kan?! Kamu suka kan sama wanita sok polos itu?! Aku tahu, Mas, tatapanmu itu tidak biasa sama dia! Tatapanmu itu berbeda!" teriak Dara histeris sambil menunjuk-nunjuk ke arah belakang, bahkan mencoba melayangkan tangannya untuk menjangkau Kiana yang duduk diam di su
Last Updated : 2026-07-22 Read more