Usai meneguk minuman itu, Kiana menatap suaminya dengan perasaan lega. Dia ingat — dia tidak jadi menaburkan serbuk racun itu. Jadi Arkan aman. "Kau terlihat cemas," ujar Arkan memperhatikannya. "Kau tidak sehat?""Ah, tidak... aku cuma sedikit lelah," jawab Kiana berbohong."Kalau kau lelah, kita pulang saja," ajak Arkan."Ti... tidak! Acaranya baru dimulai... maksudnya, acaranya belum selesai. Aku masih bisa menunggu kok," jawab Kiana cepat terbata-bata.Dari kejauhan, Kiana melihat punggung Angel yang sedang berjalan menjauh. Soraya yang melihat apa yang terjadi tersenyum puas — rencananya berhasil karena Angle sudah menunaikan keinginannya untuk membunuh Arkan. Angel berniat pergi, tapi tak sengaja ia berpapasan dengan Leo yang baru saja keluar dari toilet membersihkan jasnya. Gadis itu tersenyum genit padanya sembari mengedipkan salah satu matanya pada Leo, lalu kembali melangkah pergi.Leo menatapnya curiga. Apa yang baru saja dilakukan wanita ini? batinnya. Dia pun be
Last Updated : 2026-08-21 Read more