Setelah berbicara dengan Roman, Sabiya kemudian berbalik menuju kamar si kembar. Ia membantu mereka mandi, berganti pakaian, lalu memeluk kedua putranya satu per satu."Anak-anak, kalian tidak perlu takut lagi, ya. Penjahatnya sudah ditangkap polisi. Tidurlah yang nyenyak," bujuk Sabiya lembut.Ares dan Altair mengangguk patuh, merasa aman dalam lindungan sang ibu.Usai dibacakan dongeng, mereka pun perlahan memejamkan mata. Tak lagi mencemaskan peristiwa menakutkan yang terjadi di Play Zone.Ketika Sabiya berjalan keluar dari kamar si kembar, ia mendapati Roman telah duduk manis di atas kursi roda. Pria itu menanti di depan pintu kamarnya."Ini akan menjadi kamarku, kan?" tanya Roman dengan nada setengah menggoda. "Aku ingin beristirahat sekarang, kakiku sudah kaku."Tanpa menanggapi rengekan Roman, Sabiya mendorong kursi roda pria itu ke dalam kamar tidurnya sendiri.Begitu ia memasuki kamar, Roman langsung mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan.Semula, ia mengira bahwa di kam
Leer más