Sesampainya di paviliun Nyonya Tua Wang, Ning Yuan langsung disambut oleh suasana yang hangat. Nyonya Tua sedang duduk di kursi goyangnya, menikmati teh sambil mengipasi dirinya dengan kipas sutra."Nenek," sapa Nyonya Wang dengan hormat. "Hari ini aku membawa Yuan untuk menyampaikan sesuatu."Nyonya Tua Wang mengangkat alisnya. Matanya yang keriput menatap Ning Yuan. "Ada apa, Yuan? Kau jarang datang ke paviliunku."Ning Yuan membungkuk sopan. "Nenek, aku ingin meminta izin..."Dengan hati-hati, Ning Yuan menyampaikan niatnya. Dia menjelaskan keinginannya untuk menetap di kota ini, membuka toko, dan menjadi anak angkat keluarga Wang.Nyonya Tua Wang mendengarkan dengan saksama. Setelah Ning Yuan selesai bicara, wanita tua itu terdiam beberapa saat. Lalu, perlahan, senyum mengembang di wajahnya yang keriput."Aku setuju," kata Nyonya Tua dengan suara mantap.Ning Yuan terkejut. "Nenek—""Tidak hanya setuju," potong Nyonya Tua, matanya berkilat. "Aku bahkan ingin mencatat namamu dalam
Last Updated : 2026-08-01 Read more