Pesawat jet pribadi berbadan lebar milik konsorsium Arjuna Dewangga menyentuh landasan pacu bandara internasional dengan mulus. Sorot sinar matahari pagi menyinari gerbang kedatangan VIP yang telah dipadati ribuan orang, spanduk raksasa, dan puluhan stasiun televisi nasional. Juna melangkah turun menuruni tangga pesawat dengan setelan jas hitam sutra berpadu kemeja putih gading, memancarkan pesona Tingkat Dewa Pengasihan. Ibu Arini Kusuma bersama Clarissa Wijaya, Madam Elena, Aurel, dan Nyai Sekar berjalan anggun mengapit panggul tegap sang juragan muda. Lautan mahasiswa Fakultas Kedokteran bersama jajaran Guru Besar dan Rektorat bersorak gegap gempita menyambut pahlawan kampus mereka. "A-Aa... anu, Pak Rektor! S-Su-Sumpah, sambutan di bandara ini beneran ramai banget sampai bikin Juna canggung!" cicit Juna pura-pura lugu diawal. "Kamu adalah kebanggaan mutlak universitas kita da
Read more