Aroma sedap ayam goreng kremes, sambal bawang terasi, dan kepulan wangi jamu beras kencur memenuhi area kantin sekolah dan kampus Fakultas Kedokteran. Ratusan meja panjang berjajar rapi, dipenuhi tumpukan piring saji, tumpeng megah berhias sayuran segar, dan aneka jajanan pasar yang dibagikan secara gratis kepada ribuan siswa, mahasiswa, serta warga sekitar. Juna berdiri di tengah lorong kantin mengenakan kemeja batik sutra hitam bercorak emas, tersenyum hangat memandangi lautan orang yang berpesta ria. Ibu Arini Kusuma bersama Clarissa Wijaya, Madam Elena, Aurel, dan Siska Anastasya mendampingi di samping sang juragan muda dengan pesona ratu yang memukau. Mbak Ratna yang mengenakan kebaya kutubaru merah marun pas badan tampak sibuk memegangi centong nasi raksasa, mengusap peluh di keningnya yang merona cerah. Dada bahenol sang janda kantin berguncang montok saat langkah kakinya mendadak terhenti kak
Read more