Siska Anastasya mendengus kencang, menempelkan hidung bangirnya tepat di depan dada bidang Juna yang terbuka. Sepasang mata indahnya melotot curiga, menatap kancing kemeja sekolah Juna yang copot berantakan.Juna buru-buru menarik kain kemejanya secara satset, mencoba menutupi bidang dadanya dengan sisa kain yang ada."Kak Juna! Sumpah ya, kenapa kemeja Kakak robek berantakan begini, dan kenapa ada bau parfum mawar rumah sakit yang sangat ketat melekat di dada bidang Kakak?!" bentak Siska Anastasya dengan sepasang melon mudanya yang membusung kencang menuntut jawaban."Aa... anu, Siska... s-su-sumpah, tadi Kak Juna dikejar kucing garong rumah sakit sampai tersangkut kawat ventilasi taman!" kilat Juna gagap setengah mati dengan wajah mandi keringat dingin gila-gilaan."Jangan bohong! Bau ini beneran seperti parfum wanita dewasa yang habis melakukan olahraga ranjang!" tuduh Siska Anastasya, melangkah mepet hingga pinggulnya menekan paha Juna."S-Su-S
Read more