"Server ini bikin tubuhmu nampung listrik statis," jelas Sora singkat dengan nada datarnya yang cuek. "Dada kamu itu jalur konduksi paling gampang. Aku butuh kuas ini buat mencerai-beraikan aliran statis di tubuhmu ke grounding, supaya server-ku nggak overheat kena interferensi.""Beneran nih? Enggak aneh-aneh kan?" tanyaku ragu."Buka aja, Mas Kipli! Biar cepat selesai, aku takut tahu!" desak Kanya ikut-ikutan menarik kerah kemejaku, memperlihatkan bagian atas dadaku yang bidang.Sora melangkah mendekat. Tanpa ragu, dia mengusapkan ujung kuas lembut itu tepat di area tengah dadaku. Gerakannya perlahan, memutar dan menyapu lembut kulitku.Sret... sret..."Ngh... dingin banget, Mbak," bisikku sambil pura-pura menahan napas canggung."Tahan," sahut Sora pelan. Matanya fokus ke monitor di depannya, namun tangannya yang memegang kuas terus bergerak perlahan menyapu dadaku naik dan turun. "Getaran tubuh kamu terlalu cepat, Mas. Rileks."Di sebelah kanan, Kanya makin sengaja menggoyangkan t
더 보기