"Kan dari awal saya udah bilang, selama kamu tinggal di rumah ini, kamu nggak boleh kunci pintu kamar kamu sama sekali! Kenapa dilanggar?""A-Aduh... anu, Mbak Diva, maaf banget," sahutku terbata-bata, mencoba tersenyum kikuk sambil menggaruk tengkuk yang tidak gatal. "Saya... saya lupa, Mbak. Sumpah, nggak sengaja. Kebiasaan lama waktu masih ngekos di Bekasi sering kemalingan, jadi refleks langsung muter kunci pas masuk kamar. Maaf banget, Mbak."Diva menyipitkan matanya, menatap ke dalam kamarku yang agak remang-remang. Dia berjalan satu langkah maju, membuatku otomatis mundur perlahan untuk menghalangi pandangannya dari arah tempat tidur."Kebiasaan ngekos atau kamu lagi sembunyiin sesuatu?" selidik Diva lagi, nadanya terdengar sangsi."Eng-nggak ada, Mbak! Sembunyiin apa coba? Kamar saya kan isinya cuma kasur sama baju-baju doang," jawabku sekenanya, berusaha mati-matian menjaga intonasi suaraku agar tidak kedengaran gemetaran. "Ini saya udah siap kok. Yuk, kita langsung turun aja
Terakhir Diperbarui : 2026-06-08 Baca selengkapnya