"Iya, Mbak. Sora ada jadwal latihan sebentar lagi," sahut Sora ikut menimpali, meski pandangannya sesekali melirik ke arahku dengan kode yang cuma kami berdua yang tahu.Diva tidak langsung menjawab. Dia mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan, menatap satu per satu wanita cantik yang ada di depannya dengan tatapan tajam seorang Ratu."Saya kumpulin kalian di sini untuk mempertegas satu hal," ujar Diva, suaranya terdengar dingin namun penuh penekanan. "Saya tahu, belakangan ini urusan kalian semua sering dibantu oleh Kipli. Kanya dengan studionya, Ciska dengan urusan hukumnya, begitu juga Sora dan Meyden."Diva jeda sejenak, sengaja membiarkan suasana makin hening."Tapi kalian harus ingat satu hal," lanjut Diva sambil menepuk pundakku dengan tegas. "Kipli di sini adalah bodyguard pribadi saya. Saya yang bayar gajinya, dan saya adalah pemilik utama tempat ini. Jadi, dalam hal apa pun... Diva Prameswari adalah yang utama, dan saya adalah prioritas paling atas buat Kipli. Paham?"Ka
Baca selengkapnya