Share

Lemak murahan

Author: Sayonk
last update publish date: 2026-06-17 19:09:04

Penyihir hitam dengan sebelah topengnya itu menatap tajam. Salah satu tangannya mengeluarkan sebuah aura hitam yang akan mencekik wanita di hadapannya. Entah dari mana wanita ini tau bahwa ia seorang penyihir hitam. Ia hanya ingin tidak menarik penyihir putih.

"Tunggu," ucap Henry. Dia menahan tangan penyihir hitam di sampingnya. "Jangan lakukan apa pun padanya."

Apa dia mau membunuh ku? Waduh aku baru saja hidup malah mau mati lagi. Emmm penyihir hitam ini wajahnya lumayan juga. Dari pada
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Estelle ternyata seorang putri

    Tidak terasa waktu yang di tunggu telah tiba. Alun-alun kota kerajaan Elaire di penuhi dengan rakyat. Kali ini begitu meriah dan malamnya nanti akan di adakan pesta. Penduduk di kerajaan itu kini saling berhadapan. Mereka tidak sabar menyambut keturunan Ratu Eleona. Ratu yang penuh kasih sayang dan adil. Mereka berharap setelah Raja Edgar, anak dari Ratu Eleona seperti ibunya. Pintu gerbang kerajaan pun terbuka lebar. Sebuah kereta mewah keluarga kerajaan yang selalu di pakai untuk penyambutan pesta kini di gunakan untuk penyambutan sang putri. Semua orang tertuju pada wanita yang menggunakan gaun putih dengan hiasan pink dan beranda di dada. Menggunakan sebuah kaos tangan warna putih. Rambutnya di gerai dengan hiasan mutiara dan tersenyum lebar. "Adik lihatlah. Mereka menyambut mu," ucap Raja Edgar. Ratu Estelle melambaikan tangannya. Merasa senang karena akhirnya ia kembali berdiri lagi di ribuan orang yang kelak ia akan pimpin. Duke Alerix dan David mematung. Sia

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Hanya butuh maaf

    David muncul dengan membawa Duke Alerix. Keduanya tepat berada di sebuah gang gelap. David melangkah dan melihat sekelilingnya ternyata sebuah pasar. Orang-orang masih ramai dengan para pembelinya. Ada juga yang sambil menuntun anaknya. Kehidupan di pasar ini terlalu damai. "Ini dimana?" tanya Duke Alerix. Tiba-tiba sudah berpindah ke pasar. "Sebaiknya kita keluar dan mencari informasi." David dan Duke Alerix keluar dengan menggunakan jubah. Dia melirik sekelilingnya. Duke Alerix menuju ke sebuah penjual roti. Dia melihat ada tiga pembeli dan seorang anak. "Saya ingin membeli roti," ucap Duke Alerix. "Kamu tau tidak katanya Raja Edgar sudah menemukan keponakannya?" Duke Alerix wanita setangah baya yang berbicara. Ia penasaran dengan orang yang di katakan itu. "Katanya Raja Edgar akan mengadakan pesta. Semua rakyat menghadirinya." David menarik tangan Duke Alerix menuju suatu tempat. "Aku sudah mengetahuinya. Mendengar Raja Edgar saja kau pasti bisa menebaknya."

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Bertemu dengan keluarga

    Duke Alerix dan David turun dari kudanya. Keduanya menatap bangunan yang hampir roboh itu. David menghapus ilusi itu dan kinilah terlihat bangunan megah. "Apa ini sihir?" tanya Duke Alerix. "Ada jejak penyihir hitam." Duke Alerix melangkah lebar. Dia membuka kedua pintu kokoh itu dan melihat kemegahan di dalamnya. "Estelle." Panggilnya. "Ratu." David ikut memanggil. Ia merasa tidak ada jejak Ratu Estelle. "Tidak mungkin dia pergi." Duke Alerix tubuhnya langsung panas dan tidak bertenaga. "David apa kau bisa merasakan jejaknya?" David memfokuskan jejak penyihir hitam. Pasti Ratu Estelle bersamanya. "Aku bisa merasakannya. Mereka sudah pergi." "Duke kita harus menggunakan sihir untuk sampai kesana." David membuka menggunakan sihirnya berpindah tempat. Seharusnya ia menggunakan sihirnya dari awal agar lebih cepat. .... Ratu Estelle dan yang lainnya telah sampai di sebuah gerbang. Dia menggunakan jubah agar tidak ketahuan. Begitu pun penyihir hitam. Hanya Jasper, Ana

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Menyesalinya

    Kaisar Raymond menatap dua orang itu di tangkap oleh pengawal yang menjaga di wilayah itu. Lalu dia melihat seorang anak kecil yang kira-kira tinggi sampai selututnya. Kedua netranya seolah ingin mengatakan sesuatu. Kaisar Raymond berjongkok. Dia menatap lembut wajah anak perempuan yang berkepang dua itu. "Ada apa?" "Apa benar Yang Mulia Ratu orang baik? Selama ini aku tidak mempercayainya." Anak perempuan itu menunduk. Terlihat ada beban di wajahnya. "Rumor mengatakan Yang Mulia Ratu jahat. Tidak mungkin Jahat. Aku sudah mengatakan pada mereka. Yang Mulia Ratu orang baik. Dia sangat cantik." Kaisar Raymond mengusap pucuk kepala anak perempuan itu hingga menatapnya dengan lekat. "Ratu sangat baik. Dia hanya membalas orang yang menghinanya. Jika ada orang yang menghina mu. Balaslah orang itu. Kau bisa datang ke istana dan mengatakan aku berada dalam perlindungan Kaisar." "Semoga anda hidup bahagia Yang Mulia." Kedua mata Kaisar Raymond menggenang. Akankah ia bisa hidup bahagia

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Di usir

    Mengingat masa lalu memang jelas dia bersalah. Ratu Estelle hanya ingin bersamanya. Ratu Estelle menghargainya, tapi ia sendiri yang mendirikan tembok. Sekalipun Ratu Estelle menghinanya, ia menerimanya. "Kau." Ratu Estelle menunjuk Kaisar Raymond. Masa bodoh di hadapannya seorang kaisar. Dari dulu ia ingin mengatakannya. "Ratu Estelle hanya ingin ada yang menghargainya. Dia jahat karena ada penyebabnya. Tidak mungkin dendam akan tercipta tanpa rasa sakit hati termasuk Helena. Dia dendam pada ku karena kau penyebabnya Kaisar Raymond. Menikahlah dengan Helena dan jangan mengganggu ku." Kaisar Raymond menggelengkan kepalanya. Kali ini ia merasa ingin mengingkari janjinya. "Anda seorang Kaisar. Apa anda ingin mengingkari janji anda pada Helena?" Ratu Estelle menekan keningnya dan tertawa. Ingin sekali ia mengatakan di hadapannya seorang bajingan. Mengeluarkan semua unek-unek di hatinya. Bajingan ini "Anda ingin membuat ku tertawa. Anda bagaikan seorang pria yang gila. Pria

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Tidak berguna

    “Yang Mulia ada dimana? Pasti kalian tau.” Helena menatap tajam ke arah dua pengawal itu. Seharusnya mereka tau Kaisar Raymond yang keluar entah kemana. Kedua pengawal itu saling tatap. “Kami tidak tau Nona. Yang Mulia pergi tanpa mengatakan apa pun. Yang Mulia hanya menyuruh kami untuk mengatakan pada siapa pun yang mencarinya dengan alasan sibuk.” Tutur seorang pengawal. Helena mengerutkan keningnya. Ia pemasaran entah kemana perginya Kaisar Raymond. Padahal malam ini ia ingin melanjutkan aksinya. “Baiklah, jika Kaisar Raymond datang. Katakan pada ku.” Helena merasakan hatinya tidak tenang. Kaisar Raymond pergi tanpa mengatakan apa pun padanya. Artinya ada sesuatu yang mendesak. Sudah berhari-hari Helena menunggu namun Kaisar Raymond tak kunjung datang. Setiap saat dia mendatangi ruang kerja Kaisar Raymond untuk menemuinya. Hatinya semakin tidak nyaman. Pikirannya tertuju pada satu orang yaitu Ratu Estelle. "Kalau dia sampai menemui Ratu Estelle. Aku tidak bisa membi

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Orang yang meracuni Helena

    Tubuh Kaisar Raymond terkesiap. Sekujur tubuhnya langsung panas. Tidak mungkin ia mandul. Ia harus memeriksa dirinya. Ia menahan keinginannya untuk langsung bertemu dengan dokter istana. Selama ini mungkinkah dokter istana bohong. Pantas saja setiap satu minggu sekali Dokter istana memberikannya ob

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Kaisar mandul

    Kaisar Raymond menatap langit di balkon kamarnya. Dia menggenggam erat pembatas balkon itu. Mengingat semua ucapan Ratu Estelle. Dadanya masih berdetak kencang. Semenjak tadi ucapan Ratu Estelle terngiang-ngiang di benaknya. "Hah," Ia mengehela nafasnya pelan. Rasanya sangat menyenangkan. Ada ya

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Seperti jatuh cinta

    "Jelas saja aku memang tau posisi ku. Aku akan coba mengatakan pada Baginda kau tenang saja. Dan untuk ulang tahun Baginda besok malam. Aku harap kau bisa mendekati para bangsawan." Dia sudah memberikan celah dan nasehat. Pasti pendukung Helena sangat banyak. Para bangsawan itu akan menduga bahwa a

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Tau posisi

    Keesokan harinya. Ratu Estelle mengajak Jasper dan asher makan bersama di taman setelah mereka menyelesaikan kelas mereka. Ratu Estelle berbicara dengan guru keduanya dan sang guru mengatakan bahwa mereka begitu cerdas. Langsung memahami dan mengingatnya. Kaisar Raymond menghentikan langkahnya k

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status