Keheningan masih menyelimuti ruang rapat Divisi Kelas Satu.Sepuluh pasang mata tertuju pada peta pegunungan yang terbentang di atas meja, sementara Sean tetap berdiri di ujung ruangan dengan kedua tangan bertumpu pada permukaan kayu.“Baik,” ucap Sean akhirnya. “Siapa pun boleh mengusulkan ide. Jangan pikirkan pangkat atau senioritas, karena hari ini kita mencari tes terbaik, bukan pendapat yang paling aman.”Kevin mengangkat tangan lebih dulu, “Kalau tujuannya menemukan prajurit terbaik, menurutku kita harus memperpanjang durasi ujian, Sean.”Sean mengangguk pelan, memberi isyarat agar Kevin melanjutkan, “Babak ketujuh dibuat selama satu hari penuh. Peserta dibagi menjadi kelompok kecil, lalu mereka harus bertahan hidup di pegunungan tanpa logistik dari kerajaan.”Beberapa prajurit mengangguk setuju.Kevin menambahkan, “Mereka harus mencari makanan sendiri, membuat tempat berlindung, dan mencapai titik akhir dengan anggota kelompok yang masih lengkap.”Ruangan kembali hening. Sean b
Baca selengkapnya