"Aroma melati di tubuh Anda terlalu kuat bagi penciuman pendekar tingkat tinggi," Nyi Kenanga mengambil sebuah botol kaca berisi minyak wangi murahan beraroma mawar menyengat yang biasa dipakai pelacur rendahan. Tanpa ragu, ia menumpahkan minyak itu ke telapak tangannya dan mengusapkannya dengan kasar ke leher, bahu, dan pergelangan tangan Rara. Bau harum yang memusingkan kepala langsung menutupi aroma melati yang elegan.Terakhir, Nyi Kenanga meraih sebuah topeng separuh wajah yang terbuat dari kuningan tipis berukir motif daun, lalu memasangkannya ke wajah Rara. Topeng itu menutupi area mata hingga hidung, hanya menyisakan bibir Rara yang pucat."Turunkan pandangan Anda. Matikan seluruh aura membunuh di mata Anda, Gusti. Menunduklah dan bergetarlah layaknya gadis lemah yang ketakutan setengah mati," bisik Nyi Kenanga panik.Rara langsung menjatuhkan dirinya ke atas karpet bulu beruang, duduk meringkuk di sudut ruangan dekat kaki Nyi Kenanga. Ia menekan Simpul Bayu-nya, membuat hawa
Last Updated : 2026-06-15 Read more