Zein- 10 Interogasi "Melihatku di mana?" tanya Zahra dengan nada suara yang dibuat setenang mungkin. Jangan sampai Aurel curiga. Padahal jantung Zahra sedang berdetak hebat. Jujur dia cemas karena takut. Baru juga pulang dari ketemuan dengan Zein, apa langsung ketahuan?"Melihatmu jalan di mall bersama seorang cowok," seloroh Aurel. Nadanya meninggi sambil melangkah maju mendekati Zahra. "Hayo, kamu pacaran, ya? Kamu keluar buru-buru tadi siang pasti karena janjian sama seseorang. Siapa cowok tinggi tegap itu, Ra?" Tatapan mata Aurel menyipit, begitu tajam dan intimidatif.Gemuruh di dada Zahra terasa begitu hebat, ingat pesan papa dan bundanya. Zahra mati-matian menekan gejolak itu agar tidak kentara terlihat di raut wajahnya. Sebuah senyuman tipis terbit di bibirnya. "Oalah itu. Tadi aku nggak sengaja ketemu kakak kelas kita dulu. Cowok yang wisuda tahun kemarin.""Kakak kelas?" Aurel masih melipat kedua tangan di depan dada, terlihat sangsi."Iya," angguk Zahra, berusaha menjaga
Leer más