Setelah Aku enggan menjawab permintaannya dan justru memilih memejamkan mata, Aditya bersedia untuk tidak memaksakan kehendak. Pengaruh obat penenang berdosis tinggi yang sebelumnya disuntikkan perawat, perlahan menenggelamkanku ke dalam kegelapan pekat. Namun, alih-alih memberikan ketenangan bagi fisikku yang hancur, alam bawah sadarku justru menyeretku kembali pada kepingan memori paling menjijikkan dari kehidupanku di masa lalu.Malam neraka itu kembali berputar bagai kaset rusak.Kala itu, aku masih berstatus sebagai pelayan pribadi rendahan di rumah utama keluarga Wardhana. Pekerjaan yang terpaksa kuambil semata-mata demi menyambung biaya pengobatan Ibu."Tuan Adit sedang pergi dinas ke luar negeri malam ini. Cepat kau rapikan seluruh kamar utamanya sekarang juga, Sarah!" titah Madam Ashley, kepala pelayan rumah itu, dengan nada angkuh."B-benarkah Tuan Aditya tidak ada di kamarnya, Madam? Saya takut masuk ke sana sendirian," balask
Última actualización : 2026-08-12 Leer más