Setiap orang di luar sana mengira bahwa menjadi seorang Sultan berarti hidup bergelimang dalam kemewahan tiada tara dan kesenangan yang tak terbatas.Namun, setelah beberapa minggu bekerja di bawah bayang-bayang kekuasaannya, Nayla Azura justru menemukan satu kenyataan yang sama sekali tidak pernah berubah.Bukan pesta pora yang megah yang memenuhi hari-harinya, bukan pula tawa manja dari jajaran wanita cantik.Melainkan sebuah rutinitas harian yang teramat kaku, mengikat, dan terasa bagai sebuah penjara tak kasat mata bagi sang penguasa.Pagi hari sekali, desau angin membawa kereta kuda tanpa lambang itu pergi menjauh, mengangkut kembali beberapa perempuan bercadar yang didatangkan malam tadi.Mereka ternyata adalah perempuan panggilan kelas atas yang sengaja dibawa masuk demi memuaskan hasrat sang Sultan yang terkenal liar di balik tirai ranjangnya.Namun, ketika matahari baru saja menyembul di ufuk timur, Sultan Azfar sudah kembali duduk tegak di balik meja kerja Utamanya.Pria mata
Terakhir Diperbarui : 2026-07-12 Baca selengkapnya