Uhuk! Uhuk!Suara desis aneh dari dalam saluran ventilasi udara semakin nyaring, diiringi hawa hangat yang mendadak merayap masuk ke dalam ruang arsip. Marlon tidak memedulikan kepulan asap tipis yang mulai keluar dari celah langit-langit. Langkah kakinya bergerak cepat mendekati meja kerja, menyambar laptop taktis milik Walfred, lalu membukanya dengan sekali sentakan kuat."Walfred, kunci semua pintu keluar digital dari lantai ini melalui server lokal," perintah Marlon, suaranya terdengar sangat tenang namun sarat akan ketegasan yang mutlak. "Jangan biarkan sistem proteksi kebakaran otomatis membuka gerbang brankas arsip utama sebelum kita menyelesaikan interogasi ini.""Siap, Marlon! Enkripsi pertahanan militer sudah mengunci sistem!" Walfred dengan cekatan menekan tombol-tombol pada perangkat tabletnya, jemarinya bergerak laksana kilat.Marlon menarik sebuah kursi besi, lalu menghentakkannya tepat di hadapan Andhika yang masih berlutut pasrah dalam posisi tangan terborgol ke belaka
Read more