"Terima kasih banyak, Dok. Saya hanya memiliki seikat bayam dan beberapa butir telur ini untuk membayar pengobatan anak saya," ucap seorang petani dengan wajah sungkan sambil menyodorkan sebakul kecil hasil panennya."Jangan khawatir, Pak. Ini sudah lebih dari cukup. Yang terpenting, anak Bapak bisa segera sembuh dan ceria lagi seperti sedia kala," jawab Marlon dengan nada suara yang sangat lembut dan menenangkan."Benar, Pak. Sayurannya terlihat sangat segar sekali. Terima kasih ya, Pak, ini akan menjadi makan malam yang sangat nikmat untuk kami," sambung Erinka yang langsung menyambut bakul tersebut dengan senyuman manisnya yang khas.Petani itu berkali-kali membungkuk penuh rasa syukur sebelum akhirnya pamit pulang dengan hati yang lega, membawa bungkusan ramuan herbal yang baru saja diracik oleh tangan Marlon sendiri.Erinka menatap kepergian pasien tersebut dengan mata yang berbinar-binar penuh kebahagiaan, merasakan kepuasan batin yang tidak pernah ia dapatkan saat masih hidup b
Read more