Pria tiran itu kemudian membetulkan posisi duduknya, menatap ke depan seraya mengusap genggaman tangannya pada jemari Tiffany makin erat."Aku sedang berencana mengosongkan jadwal kerjaku secara penuh di akhir bulan depan," ujar Ethan tiba-tiba, nadanya terdengar sangat santai namun menyimpan bobot yang amat berat di telinga Tiffany.Dada Tiffany mendadak berdegup kencang sewaktu mendengar frasa akhir bulan depan. Itu adalah rentang waktu yang sama persis dengan tanggal jatuh tempo dalam dokumen adendum pernikahan mereka. Keringat dingin mulai membintik halus di telapak tangannya yang berada dalam genggaman Ethan."Mengosongkan jadwal? Untuk apa?" tanya Tiffany berusaha menjaga suaranya agar tidak bergetar panik."Aku mau membawamu berlibur ke pulau pribadi keluarga Vance di selatan," jawab Ethan penuh keyakinan, matanya berbinar membayangkan rencana tersebut. "Kita sudah melewati banyak masa sulit belakangan ini. Drama penculikan, kekacauan bisnis di Sektor Mati, dan jadwal prak
اقرأ المزيد