Kereta yang mereka naiki, akhirnya berhenti setelah perjalanan yang sangat panjang. Di depan mereka, tampak terbentang sebuah hutan yang sangat rimbun, hutan itu seperti memancarkan aura yang horor, mencengkam."Hiyaaa!"Tuan Wuji menarik tali kekang, menghentikan kudanya tepat di depan gerombolan kereta yang berada di belakang. Ia segera turun dari kudanya, Tuan Wuji berjalan pelan ke arah kereta yang di naiki oleh xiang, tak lama Tuan Wuji langsung membungkuk hormat di depan kereta."Nona Xiang, kita sudah sampai," ucapnya dengan nada lembut.Di dalam kereta, Xiang tampak begitu lesu. Wajahnya pucat. Tangan Xiang yang gemetar, tak henti-hentinya mengelus binatang rohnya si Maro, yang sengaja mengecilkan tubuhnya demi menghibur sang majikan.Xiang menoleh ke arah Tuan Wuji." Hmm... Baik, Tuan Wuji..." jawab Xiang. Suaranya agak kecil, kesedihan itu membuatnya tak berdaya.Tuan Wuji menghela napas berat. Ia tahu persis gadis di depannya, masih tidak mau menerima kenyataan, n
Last Updated : 2026-07-11 Read more