Beberapa hari pasca-eksekusi di Lapangan Agung, suasana Kekaisaran Blackwood perlahan membaik menuju kedamaian. Setelah puas bermain dengan anak-anak mereka, Kenneth kembali menjalankan fungsinya yaitu memimpin Blackwood beserta wilayah kekuasaan di bawahnya. Kenneth duduk di tahta utamanya dengan gagah, memancarkan wibawa dingin dan dominasi mutlak. Sedangkan, Rosalynd yang berada di sebelah kanannya duduk anggun di tahta permaisuri. Hari ini, bukanlah sidang untuk menentukan hukuman, melainkan hari menerima suara rakyat dari berbagai wilayah di perbatasan. Sebuah tradisi lama kekasiaran untuk mendengarkan keluh kesah dan hasil bumi warga pasca-pembersihan fraksi pemberontak. "Bawalah rombongan perwakilan desa Oakhaven untuk menghadap!" perintah Caelan tegas. Rosalynd yang mendengar nama Oakhaven tertegun seketika. 'Oakhaven?' Desa itu tak asing untuknya. Di desa itulah, ia pertama kali bersembunyi dari kejaran Kenneth di tengah panasnya konflik yang bergejolak beberapa tahun
Baca selengkapnya