Dua jam setelah laporan darurat terdengar di Paviliun Mawar, suasana persidangan agung Kekaisaran Blackwood mendadak mencekam. Ratusan pasang mata pejabat dan petinggi militer berbaris kaku di bawah pilar-pilar megah. Di tengah aula yang dingin, Gavin Von Shanza dan Permaisuri Cassandra berlutut pasrah. Jubah kain kasar yang digunakan oleh tahanan menyelimuti tubuh keduanya yang masih terbelenggu rantai besi pekat. "Ampuni saya, Yang Mulia! Ini semua bukan rencana saya! Pangeran Raymond dan Pangeran Gavin yang telah merencanakan semuanya! Saya hanya diancam saja, Yang Mulia! Dan satu lagi, Anda harus ingat jasa keluarga saya pada Kekaisaran mu!" pekik histeris sambil mencoba merangkak maju, namun dadanya langsung ditahan oleh ujung tombak pengawal. Kenneth duduk di singgasana Naga Hitam tanpa mengalihkan pandangannya. Wajahnya yang tertutup bayangan zirah perang terlihat sedingin es. "Berisik sekali, Cassandra! Darah pengkhianat di tubuhmu membuat suaramu terdengar sangat menjiji
Read more