Siang itu, matahari bersinar cukup terik. Akan tetapi, suasana di pelataran paviliun Mawar terasa sangat dingin.Rosalynd melangkah melewati gerbang melengkung yang dipenuhi hiasan mawar merah darah yang cantik dan anggun. Di belakangnya, Lily mengikuti Rosalynd dengan berjalan menunduk sambil membawa baki sederhana milik Rosalynd."Selamat datang, selir Rosalynd. Saya adalah kepala pelayan di paviliun mawar. Panggil saja dayang Nina," ujar salah satu wanita paruh baya dengan seulas senyum kaku yang dipaksakan.Sembilan pelayan lain yang sudah berjejer rapi di depan aula membungkuk hormat, namun pandangan mereka begitu dingin.Rosalynd tersenyum."Terima kasih atas sambutan kalian. Kalau begitu, tolong bantu saya untuk menata barang-barang di kamar utama." pinta Rosalynd."Tentu saja, Selir Rosalynd. Itu memang sudah menjadi tugas kami untuk memastikan Anda tidak kekurangan apa pun," respon dayang Nina.Begitu para pelayan baru sibuk memindahkan dan menata barang, Rosalynd bergegas m
Last Updated : 2026-06-04 Read more