Satu kecupan lembut mengawali pagi Rosalynd. Sedangkan Kenneth sudah memakai seragam militer lengkap dan duduk di samping ranjang. Pandangannya lembut melihat Rosalynd dengan muka khas bangun tidurnya."Selamat pagi sayang. Sepertinya pagi ini aku belum bisa menemanimu lebih lama. Aku harus pergi ke biro investigasi pusat untuk memantau laporan biometrik dari dermaga," kata Kenneth, lalu mengecup pucuk kepala Rosalynd lembut."Tetaplah di sini, Sayang. Teruskan istirahat mu. Aku tidak akan lama. Jika membutuhkan sesuatu, panggil saja Lily atau dayang lain. Mengerti?"Rosalynd mengangguk kecil dan menyunggingkan senyum manis khas bangun tidurnya."Mengerti, Yang Mulia. Saya akan menunggu Anda di sini." Ucapnya lagi.Setelah Kenneth meninggalkan Paviliun Mawar, Rosalynd segera bangkit. Pikirannya terlalu sibuk untuk sekadar berdiam diri di kamar saja."Bosan sekali disini, jalan-jalan di taman sepertinya segar," gumamnya.Rosalynd kemudian ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. Ia m
더 보기