"Iya, Jo. Aku melihat Mas Saka takut, tapi Mas Saka menuntutku untuk bisa sampai klimaks. Caranya hanya satu, aku bisa sampai jika membayangkan kamu." "Memangnya seenak itu membayangkan saya? Tuan melakukan apa saja pada Nyonya?" tanyanya dan Mila menggelengkan kepala kemudian bersandar di pundaknya. "Memang kalau sudah menjadi tabiat itu susah ya, Jo. Mau aku menuntut seperti apapun, sulit sekali membuat Mas Saka bisa berubah. Padahal kalau memang cinta sama aku, seharusnya bisa dan mau merubah sikapnya, tapi Mas Saka itu..." "Tuan itu memiliki gaya yang nggak sama dengan Nyonya. Memang ada sebagian laki-laki yang seperti itu. Mereka menganggap dengan kasar, semakin bergairah padahal tidak semua merasakan hal yang sama. Nggak cuma laki, Nya. Perempuan juga banyak yang begitu. Nyonya mainnya kurang jauh aja makanya heran tapi saya juga tidak menyalahkan Nyonya, karena memang Nyonya bukan tipe yang suka diajak main kasar." "Berarti kamu seperti aku, Jo? Sangat mengerikan sekali ya
Read More