Setelah pembicaraan panjang yang mengalir begitu akrab, Jessica akhirnya berpamitan. Wanita itu membenarkan posisi gendongan putri kecilnya.“Aduh, Jo, asli deh, betah banget aku ngobrol sama kamu,” ujar Jessica seraya terkekeh tipis. “Tapi kasihan anak-anak nih, udah mulai rewel waktunya tidur siang.”Sebenarnya Jovita ingin bersama lebih lama dengan Jessica, tapi melihat Joshua yang sudah beberapa kali menguap dan baby Jasmine yang sepertinya tidak nyaman terlalu lama digendongan, membuatnya tak bisa mencegah.Tapi, sebelum benar-benar keluar dari ruang perawatan, ibu dua anak itu menoleh dan berucap dengan gaya genit yang jenaka, “Cepat sembuh ya, Jo! Habis ini kita shopping bareng, habisin duit suami biar kita nggak stres!”Jovita tertawa kecil, suara renyahnya mengisi keheningan kamar inap seraya mengangguk setuju. “Siap, Bu Jess! Nanti kita kuras dompet mereka berdua sampai tipis,” candanya membalas ucapan Jessica.Jovita sama sekali tidak menduga akan mendapat teman baru dari li
Magbasa pa