Tin! Tin! Sebuah mobil sedan mewah mendadak berhenti tepat di depan Danu yang sedang jalan pulang, dan parkir tepat di pagar depan kost dengan sangat rapi. Rupanya itu adalah Susan, dan baru saja pulang dari butik. Ternyata, Susan baru saja belanja sangat banyak dan kesulitan mengeluarkan semua barang dari bagasi. Ia lirik sana sini, dan Danu dengan begitu peka mendekat padanya. “Pakde Danu, udah sehat?” tanya si janda cantik itu. “Sehat, Neng. Kan, yang rawat banyak. Ada perawat, ada yang masakin dan ada yang bantu beberes rumah.” Danu banggakan mereka semua. “Ya, maaf. Susan dari kemarin sibuk sekali sampai tidak pulang. Ini saja, langsung ke kost untuk pastikan keadaan Pakde. Untungnya, Pakde udah sehat, ya?” Susan membalik badan. Ia tatap Danu, memeriksa kening dan ia sentuh dadanya yang bidang berotot. Danu tak tahu kenapa ada sesuatu yang nyetrum hanya dari sentuhan itu, dan ia sedikit terkejut. “Kenapa, Pakde? Ada yang sakit lagi?” tanya Susan yang ikut kaget dengan eksp
Read more