Asap cerutu yang pekat menggantung di udara aula utama, membuat mataku perih.Aku berdiri merapatkan tubuhku di sudut pilar marmer yang gelap, berusaha keras agar kehadiranku tidak disadari siapa pun di ruangan ini.Di tengah aula, para tetua dewan duduk mengelilingi meja panjang dengan ekspresi wajah yang sangat tegang."Laporan dari perbatasan menunjukkan peningkatan aktivitas rogue yang mencurigakan, Alpha Tertinggi," ujar Tetua Caleb dengan suara serak.Dia mengetukkan abu cerutunya ke dalam wadah perak di atas meja kayu ek yang kokoh."Kita membutuhkan pengawasan yang lebih ketat sebelum para penyusup itu berani melintasi sungai pembatas wilayah," tambahnya lagi.Di sebelah takhta besar Xavier, Freya duduk dengan anggun di atas kursi berlapis emas.Kursi berlapis emas itu adalah takhta suci yang hanya diperuntukkan bagi Luna sejati dari kawanan ini, sedangkan Freya di sini hanyalah seorang tamu politik.Dia mengenakan gaun sutra berwarna biru tua yang sangat mewah, memancarkan ke
Magbasa pa