> "Akhirnya..."> "...kita bertemu lagi, Aster."Keheningan langsung menyelimuti Jembatan Kaca.Alexander membeku.Suara itu...Bukan suara Lukas.Nada bicaranya berat.Dalam.Dipenuhi wibawa yang sulit dijelaskan.Seolah seseorang yang telah hidup sangat lama sedang berbicara melalui tubuh seorang anak kecil.Bu Lina langsung memeluk putranya."Lukas...""Ada apa sama kamu?"Namun Lukas tidak menjawab.Tatapannya tetap tertuju kepada Alexander.Pupil matanya yang berwarna emas memancarkan cahaya lembut.---Samuel mengangkat revolver."Apa lagi sekarang..."gumamnya.Daniel yang baru tiba membawa peralatan medis langsung menghentikan langkah.Ia memindai kondisi Lukas.Layar alat pemindainya mendadak dipenuhi simbol yang tidak dikenalnya."Alex...""Apa?""Otaknya...""...aktivitasnya naik hampir tiga ratus persen.""Itu mungkin?"Daniel menggeleng."Harusnya tidak."---Edward melangkah perlahan mendekati Lukas.Namun...Begitu ia tinggal dua langkah lagi...Lukas mengangkat telapak
Last Updated : 2026-08-10 Read more