"Namaku Orion.""Akulah...""...penjaga Labirin Genesis."Api biru di dalam lentera tua itu berkedip pelan.Namun setiap kali cahayanya bergerak...Lorong-lorong Labirin di sekeliling Alexander ikut berubah.Dinding batu bergeser.Akar-akar hitam merayap mundur.Udara yang tadinya terasa berat...Mendadak menjadi tenang.Alexander langsung siaga."Kalau kau penjaga Labirin...""...berarti kau bekerja untuk Nox?"Orion tersenyum tipis."Gagal."Alexander mengernyit."Maksudmu?""Aku bekerja...""...jauh sebelum Nox lahir."---Lukas berdiri di depan Orion.Ia mendongak karena tubuh pria tua itu jauh lebih tinggi."Halo, Kek."Orion menatap Lukas beberapa detik.Wajahnya yang keriput perlahan melembut."Sudah lama...""...aku menunggu anak sepertimu."Lukas tersenyum polos."Kenapa?""Karena...""...kau belum pernah berhenti percaya kepada manusia."---Alexander melangkah maju."Aku butuh jawaban."Orion mengangguk."Kalau begitu...""...ikut aku."Ia membalikkan badan.Tanpa menunggu
Last Updated : 2026-08-11 Read more