⚠️ CONTENT WARNING / PERINGATAN KONTEN:Bab ini mengandung konten dewasa (21+), termasuk adegan phone sex, dirty talk, dan aktivitas intim secara verbal/materi sensual eksplisit.Harap bijak dalam membaca.***"Kila... aku benar-benar terangsang."Kila memicingkan mata, berusaha menahan kemerahan di pipinya yang terasa panas."Sudah ah… memangnya mau ngapain, kita kan berjauhan."Aksara mendekatkan wajahnya ke kamera ponsel, dia menjilat ujung bibirnya. "Jarak tidak pernah membatasi imajinasi, Sayang," bisik Aksara serak."Hehe. Imajinasi?" Balas Kila. Dia sendiri tidak tahu Aksara sedang bercanda atau tidak. "Mau apa sih?" Suaranya setengah mengalun."Sedang tidak mood, Ya? Tidak mau bermesraan?" tanya Aksara."Hmmm… tergantung," desah Kila lalu beranjak."Mau kemana?" "Setelah ini mau mandi." Kila menyalakan lampu di kamarnya. Lalu meletakkan ponselnya berdiri di nakas."Sudah makan?""Belum," kila ke arah lemari lalu memilih piyama, "tapi ada rendang ibu di kulkas, nanti aku panas
Last Updated : 2026-10-07 Read more