Hari berikutnya di Wardhana Group. Amaya berdiri dari duduknya, membawa berkas laporan yang sudah tersusun rapi, menuju ruang kerja Dhanadoya. Setelah mengetuk pintu, Amaya masuk ke dalam ruang Dhanadoya. Dia meletakkan tumpukan berkas di atas meja, lalu mundur selangkah. “Ini berkas laporan yang Anda minta.” Amaya berdiri tegak, menunggu Dhanadoya mengecek ulang berkas itu. Jari Dhanadoya menarik pelan berkas ke hadapannya. Pandangannya fokus ke susunan kalimat yang tercetak rapi di tiap lembar yang dibukanya. Amaya berdiri tenang, tatapannya terus tertuju ke berkas-berkas yang dibaca Dhanadoya. Sampai semua berkas kembali tertutup rapi, disusun seperti semula. “Semuanya sudah bagus. Kirim laporannya ke divisi masing-masing,” perintah Dhanadoya. Amaya lega tak ada revisi. Dia mengangguk pelan. “Baik, Pak.” Dia mengambil kembali tumpukan berkas di atas meja, memeluknya dengan kedua tangan. “Saya permisi, Pak.” Amaya membungkuk pelan, sebelum berbalik, terdengar suara Dhanad
Last Updated : 2026-09-29 Read more