Sepuluh menit lamanya Dominic menunggu kedatangan Diana Starlina di dalam ruang tamu VIP utama di restoran milik wanita itu. Saat pintu ruangan terbuka, Dominic langsung beranjak dari duduknya. Pria itu terkesiap, detak jantungnya seolah berpacu saat pandangannya menyesap paras ayu wanita itu dengan jelas. 'Dayana,' batin Dominic bergemuruh, seperti badai yang kini menghantamnya. Wanita bergaun biru itu tersenyum tipis dan menghampiri Dominic. "Selamat pagi, Tuan. Maaf bila sudah menunggu lama," sapa Diana dengan sopan, ia mengulurkan tangannya pada Dominic. Dominic terdiam sesaat, menatap tak percaya pada sosok Diana Starlina. Sebelum akhirnya Dominic mengangkat tangannya membalas jabatan tangan Diana. "Senang bertemu dengan Anda, Nona," ucap Dominic, nadanya terdengar dingin. "Senang juga bertemu dengan Anda, Tuan," balas Diana masih dengan senyumannya yang manis. "Perkenalkan, saya Diana Starlina." Dominic mengangguk. "Dominic Kingston." "Baik, silakan duduk, Tua
Read more