"Kenapa menangis, Sayang? Harusnya Ruby patuh pada Mama ... saatnya belajar harus belajar." Dominic menatap anak perempuan bertubuh kurus yang duduk gemetar di atas sebuah kursi kerja di ruangan pribadi Dominic. Oscar memperhatikan Ruby yang menggigit-gigit ujung jemari tangannya, tatapan anak itu kosong dan ketakutan. "Kenapa, Ruby?" tanya Oscar mengusap pucuk kepala anak itu, lalu menatap Dominic. "Tampaknya, dia sangat takut, Tuan...." "Mamanya baru saja memarahinya, dia tidak mau belajar," jawab Dominic sambil memperhatikan keponakannya itu. "Aku tidak tahu, seperti apa Amara memarahinya sampai Ruby ketakutan begini." Saat Oscar dan Dominic bertanya mengapa Ruby menangis, anak itu tetap diam dan tidak memberi respon apapun. Ruby tetap membisu dan menggelengkan kepalanya. Ruby sangat takut, ia pernah hendak mengadu pada Dominic beberapa waktu lalu. Namun Amara mengetahui rencananya, wanita itu menghajar Ruby hingga dua gigi depan Ruby patah. Dulunya Amara tidak
Read more