Di kediaman Archer Kingston. "Tolong, Ma, Pa ... aku yakin Ruby diculik oleh Dominic dan Dayana. Aku sangat khawatir pada anakku. Aku sudah mencarinya ke mana-mana selama dua hari ini...." Dengan suara tangis dramatis, Amara bersimpuh tak berdaya di depan Archer dan Sista. Dua hari kepergian Ruby yang entah ke mana, Archer dan Ruby tidak diberitahu oleh secara rinci oleh Amara. Namun, wajah Archer terlihat geram. Pria tua itu menyergah napasnya kasar. “Apa-apaan, Dominic ... apa maunya?" desisnya. "Sepertinya, Dayana menghasutnya, Pa," sahut Amara dengan ekspresi pilu. "Aku masih ingat saat kapan hari kita menjemput Ruby, Dayana seperti tidak ingin Ruby kembali padaku. Aku tidak mengerti mengapa dia punya niatan untuk mengambil Ruby dariku." "Wanita sialan itu sekarang sudah berani mengacaukan segalanya, Pa!" sahut Sista dengan wajah memerah padam. "Kemarin dia mempermalukan aku! Dan sekarang dia sudah berani melewati batas kesabaranku!" Amara mendekati Sista dan memeluk lengan
Read more