Leo yang tengah pergi menyendiri di taman depan, anak itu duduk di sana tanpa ada teman. Semakin ditemani, Leo hanya akan semakin kesal. Sejak tadi, Ann diam-diam mengikutinya atas perintah Dayana. "Tuan kecil," panggil Ann pada anak itu. "Mau apa?" Leo menjawab malas. "Tuan kecil jangan menyendiri di sini. Mama mencari Tuah kecil di mana-mana, barusan," ujar Ann duduk di samping Leo. Leo cemberut dan tidak menjawab cepat. Benar kata Dayana, saat Leo sedang marah, dia benar-benar akan diam. Padahal Leo adalah anak yang paling aktif dan cerewet, kini bisa diam seribu bahasa seperti ini. Teng ... Teng ... Teng....Suara ketukan pagar besi di gerbang depan menyita perhatian Leo. Anak itu menoleh pada Ann, lalu menunjuk ke arah depan. "Ann, ada yang mengetuk pagar," ujarnya. "Eh, iya. Tunggu sebentar, biar saya lihat dulu, Tuan kecil. Penjaga pasti sedang beristirahat." Ann berjalan ke depan, diikuti oleh Leo yang berlari kecil di belakangnya. Saat mereka tiba, di depan gerban
Baca selengkapnya