"Apa yang kamu suka dari Kafka, Liv?”Suara Oliver menggema di kamar Olivia, sejak pulang sekolah tadi Olivia sudah melakukan panggilan video dengan Abangnya, ingin menceritakan sesuatu tentang kemarin. Olivia menggeleng samar, gadis itu masih membuka dasi dan meletakkannya di keranjang pakaian kotor lalu duduk kembali di meja belajar. "Nggak ada, aku ga suka sama Kafka, Bang. Berapa kali aku jelasin ke Abang, Kafka sama aku udah nggak ada hubungan.”Oliver terkekeh di sana, pria itu hanya menampakkan setengah wajahnya. “Masa sih? Kayaknya kamu kecintaan gitu sama Kafka,” ledek Oliver."Mana ada, kebencian juga iya!” Olivia memajukan bibirnya cemberut. "Mana pacar nya Abang, mau liat,”"Lagi di Indo dia, besok baru ke sini lagi.” "Yah, padahal mau ketemu calon kakak ipar,” bibir Olivia sengaja dibuat cemberut. "Kenalin ke rumah dong, Bang, biar Mama sama Papa nggak bahas soal aku mulu. Sekali-kali gitu bahas soal Abang.”Oliver terlihat menggeser laptopnya di atas kasur, di sana sek
Baca selengkapnya