Suasana di ruang tamu seketika mencekam. Wajah Helena pucat pasi, tangannya gemetar menahan ponsel di telinga. Mahesa langsung bangkit berdiri, napasnya tertahan di tenggorokan mendengar kabar itu. Kaivan dan Adrian saling berpandangan, kekhawatiran langsung menyelimuti hati mereka. Alesha pergi dan dia pergi setelah mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan dari dirinya. Kaivan tidak membuang waktu, ia segera melangkah maju, berniat mencarinya, namun Mahesa menahannya dengan isyarat tangan yang gemetar.“Tunggu dulu, Kaivan,” ucap Mahesa pelan namun tegas, berusaha menenangkan diri sekaligus orang lain. “Biarkan Alesha menenangkan pikirannya sendiri dulu. Dia butuh waktu untuk mencerna semuanya.”Kaivan menatapnya dengan cemas, kakinya terasa gatal ingin segera berlari mencari keberadaan perempuan itu. “Tapi Om, dia sendirian di luar sana… siapa yang tahu ke mana dia pergi.”Helena meletakkan ponselnya perlahan, menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca, lalu beralih menatap K
Última actualización : 2026-10-01 Leer más