[Maria]Aku perlu dibantu para staf hotel untuk masuk mobil bersama dengan Damian. Damian tidak mengatakan apa-apa soal kecelakaan itu, bahkan tidak protes sama sekali kepada staf hotel yang ada, tapi aku yakin ia tidak akan tinggal diam.Di dalam mobil, aku hanya bisa menyandarkan kepalaku pada bantalan mobil. Damian mencoba mengeluarkan ponselnya di saku kanan dengan tangan kirinya, tapi terlalu sulit untuk mengambilnya dari posisi itu. Ia berusaha untuk menggerakkan tangan kanannya, tapi gerakan sekilas membuatnya langsung meringis. Hingga akhirnya, ia menyerah melakukannya.“Paul, telepon Ed,” katanya pada supirnya.“Baik, Tuan.”Paul, supir pribadinya, menekan tombol di dashboard mobil. Perlu beberapa saat sampai telepon tersambung dan suara Pak Ed langsung terdengar lewat speaker kabin.“Ya?”“Ed,” panggil Damian, “Aku butuh dokter ke rumahku. Oh, dan aku rasa aku butuh rontgen, tolong urus itu.”“Apa? Maaf, Tuan Lee, apa yang terjadi?” Suara Pak Ed terdengar sedikit panik dari
続きを読む