Di dalam ruang kerjanya yang bernuansa serba hitam, Reyhan mengacak rambutnya kasar. Kata-kata tajam Zayn kemarin masih berulang kali terngiang di kepalanya seperti kaset rusak, meracuni pikirannya dengan rasa curiga yang teramat sangat.Begitu pintu ruangannya terbuka dan Bella melangkah masuk dengan membawa tumpukan dokumen, mata Reyhan langsung menajam."Rapat direksi ditunda sampai jam dua siang, Pak," ujar Bella formal, bahkan tanpa sudi menatap wajah Reyhan. Wanita itu meletakkan map di atas meja, lalu buru-buru berbalik hendak keluar."Mau ke mana kamu?" panggil Reyhan dengan suara berat, menahan lengan Bella.Bella mendesah pelan, memutar bola matanya malas. "Saya harus turun ke lantai dasar, Mas. Ada berkas yang harus diantarkan ke timnya Mas Zayn untuk persetujuan proyek baru."Mendengar nama Zayn disebut, rahang Reyhan makin mengetat. Belakangan ini, ia sadar betul Bella selalu mencari-cari alasan untuk pergi ke divisi Zayn, be
Última atualização : 2026-08-07 Ler mais